Bahan dan Cara Mudah Membuat Jamu Tradisional untuk Perkutut

Jamu tradisional memberikan banyak manfaat kesehatan bagi perkutut. Selain membuat staminanya semakin prima, jamu ini dapat memancing perkutut bersuara atau manggung dalam waktu singkat. Jamu tradisional cocok diberikan pada perkutut anakan maupun yang sudah dewasa dan gacor. Bagaimana cara meraciknya dengan tepat? Simak ulasannya berikut ini.

Jamu Tradisional untuk Perkutut

Langkah-Langkah Meracik Jamu Tradisional Burung Perkutut

Nutrisi yang dikandung bahan alami memang tidak perlu diragukan, kandungannya bisa meningkatkan kesehatan perkutut. Seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serat, dan lain-lain. Untuk meracik jamu tradisional ini Anda bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

 Kacang Hijau

Kacang hijau mengandung nutrisi yang cukup tinggi seperti serat, mangan, protein, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K yang bagus untuk kesehatan. Sebelum mengolahnya menjadi jamu, Anda harus merendamnya agar menjadi lunak dalam air panas. Siapkan kacang hijau secukupnya sekitar 3 sampai 5 butir.

Undur-Undur

Binatang kecil ini mengandung zat omega 3 yang tinggi. Siapkan undur-undur sebanyak 2-3 ekor yang sudah dewasa, Anda bisa mendapatkannya di tempat berpasir atau di permukaan tanah.

Jamu Kemasan

Jamu kemasan dibuat dari aneka rempah-rempah, Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di toko pakan burung atau di pasar burung. Siapkan sebanyak 3 kemasan.

Memandikan Perkutut Sebelum Memberikan Jamu

Anda perlu memandikan perkutut terlebih dulu sebelum memberinya racikan jamu tradisional. Gunakan air campuran beras dan daun sirih untuk memandikannya, bisa juga dicampurkan dengan bunga yang wangi agar membuat perkutut lebih rileks dan merasakan sensasi segar.

Air mandi yang berasal dari bekas cucian beras yang dicampur tumbukan sirih ampuh untuk menghilangkan kutu yang menghinggapi burung pengicau ini.

Untuk memandikannya pun tidak boleh asal-asalan, Anda harus memperhatikan cara-caranya yaitu sebagai berikut:

  • Pegang tubuh perkutut
  • Celupkan ke dalam air mandi sebatas leher secara perlahan
  • Saat mencelupkan tubuh perkutut ke dalam air mandi, pijat tubuhnya pada bagian punggung, pangkal sayap, dan bawah punggung
  • Kemudian basuh bagian kepala perkutut dengan lembut agar air mandi tidak masuk ke bagian pernafasannya

Aturan Pemberian Jamu Tradisional Perkutut

Tidak seperti memberi makanan burung perkutut, dalam memberikan jamu untuk perkutut anakan dan dewasa pada dasarnya memiliki perbedaan, yaitu sebagai berikut.

1. Untuk Perkutut Anakan

Jamu tradisional harus disesuaikan pemberiannya pada perkutut anakan. Anda cukup memberikan racikan jamu di atas seminggu sekali agar perkutut bakalan mulai terbiasa berkicau. Jika Anda memberikan racikan jamu tersebut secara rutin, bukan tidak mungkin perkutut akan langsung manggung tanpa membutuhkan waktu lama.

2. Untuk Perkutut Dewasa

Pemberian racikan jamu untuk perkutut yang sudah gacor (dewasa) adalah sebanyak dua minggu sekali. Namun agar suara perkutut bisa stabil, Anda bisa memberikannya sebanyak sebulan sekali saja.

Pemberian jamu tradisional akan semakin baik jika Anda memberikannya bersama campuran kuning telur ayam mentah dan madu. Pemberian tambahan kedua bahan tersebut tentunya akan semakin membuat stamina dan kesehatan tubuh perkutut semakin meningkat.

Selain itu, jika Anda ingin perkutut memiliki bulu-bulu yang indah, berikan saja minyak ikan sebulan sekali. Namun pemberian minyak ikan tidak disarankan bersamaan dengan jamu, Anda bisa melakukannya secara terpisah dan selangi dengan waktu beberapa lama.

Perkutut yang rajin berkicau tentunya menjadi keinginan banyak pencinta burung pengicau ini. Membuat racikan jamu seperti uraian di atas bisa menjadi salah satu solusi selain memberi pakan burung perkutut yang bergizi. Jika memberikannya secara rutin bukan tidak mungkin perkutut bisa rajin berkicau hanya dalam waktu singkat.

 

Bahan dan Cara Mudah Membuat Jamu Tradisional untuk Perkutut

Memuat...

About the Author: Kanal Informasi

Sekadar berbagi informasi dan pengetahuan sekitar kita secara singkat dan sederhana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *