Minggu, 07 Agustus 2016

Harkat dan Martabat Manusia (HMM)

Harkat dan martabat merupakan dua istilah yang tidak terlepas dari manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan makhluk lainnya. Meskipun memiliki arti perbeda, namun kedua istilah tersebut saling berkaitan erat. Pengertian harkat manusia adalah derajat kemuliaan manusia sedangkan pengertian martabat manusia adalah harga diri atau tingkat harkat manusia.

Manusia juga memiliki jiwa dan raga dimana jiwa atau roh manusia memiliki derajat (harkat) yang lebih tinggi karena berhubungan langsung dengan pencipta-Nya dan memiliki kemampuan-kemampuan yang disebut cipta, rasa dan karsa. Sedangkan raga manusia merupakan derajat paling rendah di mata Tuhan karena berhubungan dengan kondisi dan tingkah laku manusia yang terkadang manusia mengingkari hakekat dasar harkat dan martabat manusia lainnya.

  Pengertian Harkat dan Martabat Manusia 

Harkat dan Martabat Manusia (HMM) pada dasarnya dimiliki oleh setiap manusia untuk menjalani kehidupan bermasyarakat karena sudah merupakan kodrat manusia sebagai makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial ciptaan Tuhan. Untuk itu setiap orang wajib dan berhak menjaga harkat dan martabatnya.

Hak dan Kewajiban Atas Harkat dan Martabat Manusia

Harkat dan martabat manusia tidak terlepas dari hak asasi manusia dalam menjaga harga dirinya karena sudah melekat sejak lahir dan terbawa dalam kehidupan bermasyarakat. Demikian juga dengan kewajiban asasi manusia yaitu untuk membatasi hak yang dimiliki. Namun, seringkali harkat dan martabat manusia direndahkan oleh manusia lain seperti diskriminasi sosial, pelanggaran HAM dan lain-lainnya.

Namun, harkat dan martabat manusia bernilai sama di mata Sang Pencipta, apapun situasi dan kondisinya. Tidak ada jabatan, pangkat, pendidikan, latar belakang, kondisi ekonomi yang menyebabkan HMM lebih tinggi dari manusia lainnya. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan memiliki bakat, kodrat, kebebasan hak, dan kewajiban asasi dalam menjaga dan menciptakan harkat dan martabat.

Contoh penerapan harkat dan martabat manusia yang paling umum adalah dalam pendidikan. Berdasarkan Harkat dan Martabat Manusia (HMM) dilakukan proses pembelajaran yang merupakan interaksi antara manusia dengan manusia (pendidik dan peserta didik) berdasarkan tujuan pendidikan yang ingin dicapai. Pendidikan merupakan wahana bagi pengembangan dan media bagi pemuliaan manusia yang merupakan:
  • makhluk yang terindah dalam bentuk dan pencitraannya; 
  • makhluk yang tertinggi derajatnya; 
  • makhluk yang beriman dan bertaqwa kepada Tuahn Yang Maha Kuasa; 
  • khalifah dimuka bumi;  
  • pemilik Hak-hak Asasi Manusia (HAM)


Pengertian Harkat dan Martabat Manusia - Kanal Informasi

0 komentar

Poskan Komentar

Blogger nggak suka spammer...