Selasa, 04 Oktober 2016

Golongan Darah AB Yang Langka

Jika ada pertanyaan, golongan darah paling langka di dunia? Jawabannya adalah Golongan Darah AB. Mengapa bisa demikian? Secara umum golongan darah pada manusia terbagi dari beberapa golongan, yaitu  O, A, B dan AB yang semuanya memiliki jenis positif  yang berarti mengandung antigen rhesus D dan jenis negatif jika tidak memilikinya.

Uniknya, darah mempunyai jenis atau golongan darah pada manusia sehingga golongan darah bisa menjadi pelengkap identitas dan wajib diketahui karena dapat mencegah risiko kesehatan, membantu orang dalam keadaan darurat, dan dalam pengambilan keputusan penting. Selain itu, jumlah golongan darah beragam, ada golongan darah yang paling banyak atau paling sedikit.


Golongan Darah AB Yang Langka


Golongan Darah Yang Langka


Berdasarkan penelitian dari Stanford School of Medicine, jumlah populasi golongan darah yang di miliki manusia di dunia secara umum adalah:
  • O positif: 37,4 persen, O negatif: 6,6 persen. Jumlah golongan darah O sebanyak 44 persen
  • A positif: 35.7 persen, A negatif: 6,3 persen. Jumlah golongan darah A  sebanyak 42 persen
  • B positif: 8,5 persen,  B negatif: 1,5 persen. Jumlah golongan darah B  sebanyak 10 persen
  • AB positif: 3,4 persen, AB negatif: 0.6 persen. Jumlah golongan darah  AB  sebanyak 4 persen
Namun persentase golongan darah dapat berbeda pada negara tertentu, misalkan golongan darah B lebih banyak ditemukan pada orang-orang di Asia sementara golongan darah O banyak dimiliki orang-orang dari Amerika latin.

Melihat data yang ada di atas, golongan darah paling banyak adalah golongan darah O, sedangkan golongan darah yang paling sedikit adalah AB sehingga menjadi sangat langka dan unik. Mengapa golongan darah AB yang paling sedikit yang menyebabkan sangat langka atau jarang?

Penyebab Golongan Darah AB Langka


Orang yang memiliki golongan darah AB diwariskan dari gen A dari ayah atau ibu dan gen B dari ibu atau ayah (orang tua memiliki golongan darah berbeda). Berdasarkan data, orang yang memiliki golongan darah A atau B termasuk dalam jumlah kecil, maka kemungkinan terjadi kombinasi A dan B juga kecil.

Berbeda jika orang tua sama-sama memiliki gen yang sama, misalkan keduanya memiliki gen A, B atau O, anak akan memiliki golongan yang sama dengan orang tua. Atau jika orang tua memiliki gen yang berbeda misalnya A + O, B + O, anak bisa memiliki golongan darah A, B atau O.

Orang yang memiliki golongan darah AB yang langka ini yaitu pemilik golongan darah AB positif dapat menerima donor darah dari semua tipe darah, sehingga disebut penerima darah universal. Sebaliknya, bagi pemilik golongan darah paling banyak O dapat memberi donor darah kepada semua tipe darah sehingga disebut pemberi (donor) darah universal.

Namun pemilik golongan darah O ada sedikit negatifnya. Menurut penelitian dari Japan's Institute of Pest Control Technology menyebutkan bahwa orang yang memiliki golongan darah paling banyak di dunia ini lebih rentan menderita malaria karena merupakan golongan darah yang disukai nyamuk.


Golongan Darah AB Yang Langka - Kanal informasi

0 komentar

Poskan Komentar

Blogger nggak suka spammer...