Minggu, 04 November 2018

Perbedaan Hoax Dan Fake News

Sejatinya, ada perbedaan antara hoax dan fake news meskipun terdapat unsur persamaan yaitu sebuah informasi dan komunikasi. Namun belakangan ini, istilah hoax sering dibicarakan daripada fake news. Apa sih yang membedakan pengertian hoax dan fake news?


Hoax Dan Fake News


Saat ini, kata hoax sudah dicantumkan ke dalam kamus bahasa Indonesia dengan istilah hoaks. Menurut laman kbbi.kemdikbud.go.id pengertian hoaks adalah (n) berita bohong. Sedangkan definisi hoax dalam kamus bahasa Inggris Oxford Dictionaries, hoax adalah (n) Tipuan lucu atau jahat; (v) Trik atau menipu (seseorang).

Dengan demikian pengertian hoax secara umum adalah informasi atau berita palsu tanpa berdasarkan fakta yang sesungguhnya. Selain hoax ada juga istilah dalam bahasa Inggris yaitu fake news (berita bohong).

Pengertian Fake News dan Hoax


Fake News

Pengertian fake news adalah berita bohong, berita buatan atau berita palsu yang sama sekali tidak dilandaskan dengan fakta, kenyataan atau kebenaran. Artinya berita itu mengada-ada atau merupakan rumor yang tidak terbukti.

Sebenarnya berita bohong/palsu (fake news) bukan fenomena baru dan sudah ada sejak dulu sebelum muncul istilah hoax. Fake news selalu ada dari waktu ke waktu.

Pada awal 1835, New York Sun menerbitkan enam bagian berita yang mengklaim ada kehidupan di Bulan. Pada tahun 1844, beberapa surat kabar di Philadelphia menerbitkan laporan palsu tentang orang Irlandia yang mencuri Alkitab dari sekolah umum yang menyebabkan kerusuhan (Sumber: Glasser, S.B. (2016). Covering Politics in a Post-Truth America).

Satu-satunya perbedaan antara fake news dulu dengan yang sekarang adalah kecepatan. Bangkitnya teknologi informasi seperti internet serta berbagai platform media sosial telah membuat berita palsu menyebar secepat kilat.

Hoax

Istilah hoax mulai banyak diperbincangkan sekitar akhir tahun 1996 saat terjadi insiden yang termasyhur di kalangan publik akademisi dengan nama hoax Sokal. Sumber: Pengertian Hoax Dan Asal Kata Hoax.

Kala itu, Alan Sokal seorang professor fisika di New York University, tepatnya pada 15 April 1996, dalam esai berjudul "Physicist Experiments with Cultural Studies" yang terbit di jurnal Lingua Franca, membeberkan bahwa papernya yang terbit di Social Text dengan judul "Transgressing the Boundaries: Towards a Transformative Hermeneutics of Quantum Gravity" hanyalah parodi yang berisi argumen dan fakta palsu untuk mengejek para pemikir posmodern.

Namun, untuk istilah hoax sendiri, sudah digunakan oleh seorang filolog Robert Nares dalam buku “A Glossary: Or, Collection of Words, Phrases, Names dan Allusions to Customs”, yang terbit pada 1822 di London.

Nares menulis bahwa hoax berasal dari hocus, sebuah kata Latin yang merujuk pada hocus pocus. Hocus pocus menurut Nares mengacu pada mantra para penyihir yang kemudian dipakai para pesulap ketika memulai trik. Pengertian “menipu” di sini ditujukan untuk mengacaukan orang lain demi hiburan. Dengan artian orang yang ditipu tak merasa dirugikan dan paham ia sedang dikacaukan.

Dengan demikian pengertian awal hoax adalah adalah kabar bohong yang dibuat untuk melucu atau sengaja membingungkan penerima informasi dengan maksud bercanda dan sebagai hiburan, seperti April Mop.

Perbedaan Hoax Dan Fake News


Jika fake news adalah berita bohong, berita buatan atau berita palsu yang tidak berdasarkan kenyataan, hoax justru informasi palsu, berita yang bisa berisi fakta sebenarnya namun telah dipelintir atau direkayasa.

Selain itu, sumber fake news atau berita yang  tidak benar, berasal dari media masa resmi, sedangkan hoax bersumber informasi yang belum jelas kebenarannya yang bersumber dari mulut ke mulut dan beredar ditengah masyarakat.

Kata-kata hoax saat ini semakin sering digunakan dan disematkan ketika menyikapi berita yang sama sekali tidak ada faktanya (fake news). Untuk itu, ada baiknya Melawan Hoax dengan Literasi Bacaan Bermutu.

Bahkan istilah hoax melekat seperangkat atribut fitnah yang digunakan untuk menjatuhkan lawan politik. Padahal asal kata hoax diciptakan dalam bahasa inggris dengan pengertian yang tidak serumit dan sejahat itu.

Contoh hoax (hoaks)

Ratna Sarumpaet dikabarkan dianiaya orang tak dikenal di Bandung hingga luka-luka. Fakta sebenarnya adalah Ratna Sarumpaet mengalami luka akibat operasi plastik di Jakarta. Berita bahwa Ratna Sarumpaet mengalami "luka akibat operasi" adalah benar sesuai fakta, namun dipelintir menjadi "luka akibat dianiaya".

Beredar video yang mempertontonkan kepanikan di dalam sebuah kabin pesawat terbang sebelum pesawat tersebut jatuh. Ini adalah video hoax. Fakta sebenarnya adalah video tersebut nyata dan benar terjadi saat pesawat mengalami turbulence. Namun bukan terjadi pada pesawat yang terjatuh itu.


Perbedaan Hoax Dan Fake News

0 komentar

Posting Komentar

Blogger nggak suka spammer...