Rabu, 24 Oktober 2018

Pengertian Informasi Dalam Ilmu Komunikasi

Ada sebuah slogan yang cukup terkenal dalam dunia Ilmu Komunikasi yaitu, “We Can’t Not Communicate” yang artinya kita tidak bisa untuk tidak berkomunikasi. Sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana manusia sebagai mahluk sosial yang selalu berinteraksi satu sama lain.


Informasi Dalam Ilmu Komunikasi


Slogan itu masih terasa nyata di masyarakat di mana semua hal yang terjadi akan diinformasikan kepada yang lainnya karena mereka merasa hal itu butuh untuk disampaikan. Kata yang paling mudah untuk menggambarkan bagaimana selentingan dapat berkembang menjadi informasi dan bahkan dapat dinyatakan valid oleh sebagian orang.

Dalam ilmu komunikasi, informasi yang disampaikan pada sebuah komunikasi merupakan inti dari komunikasi itu sendiri.

Informasi Dalam Ilmu Komunikasi 


Menurut David K. Berlo, dalam model komunikasi SMCR (Source, Message, Channel, Receiver) terdapat unsure encoder atau decoder yang dianggap penting. Encodes artinya menyandi atau memformulasikan pesan yang dilakukan oleh sang pengirim pesan, sedangkan decodes artinya membaca sandi atau menerjemahkan pesan.

Message atau pesan memiliki peran yang utama dalam pembentukan komunikasi yang efektif. Pesan dari sumber atau biasa disebut komunikator memiliki peranan di mana hal tersebut merupakan gagasan yang dikemukakan oleh sumber agar diterima dan dimengerti oleh penerima atau receiver.

Dalam arti luas, message atau pesan berarti informasi yang disampaikan dalam bentuk lisan, tulisan ataupun simbol yang disepakati. Keberhasilan komunikasi dapat diukur dari pemahaman akan pesan yang disampaikan.

Selain itu, perlu dipahami juga mengenai “Frame of Reference” dan “Field of Experience” seseorang dalam memahami pesan yang disampaikan. Komunikasi pada dasarnya adalah penyampaian pesan yang dilakukan dari seseorang kepada seseorang lainnya melalui sebuah media penyampaian. Dari definisi tersebut, Pemahaman dan Pengalaman yang berbeda dari tiap orang akan membuat isi dari informasi tersebut berbeda sudut pandang.

Pengolahan message atau pesan sangat diperlukan bagi sebuah organisasi untuk menyampaikan maksud yang telah direncanakan sebelumnya. Untuk itu, dalam lingkup komunikasi organisasi, pemberian informasi harus terjadi secara merata kepada seluruh bagian agar tidak terjadi perbedaan pemahaman informasi.

Sedangkan pemahaman dan pengalaman pun mengandung banyak sekali variabel yang mempengaruhinya. Pemahaman bisa dipengaruhi dari suku, agama, ras, latar belakang pendidikan dan lain hal, sedangkan pengalaman dipengaruhi oleh lamanya terlibat dan lainnya.

Contoh untuk mempermudah pengertian pemahaman dan pengalaman akan mempengaruhi sebuah informasi.

Para calon CPNS menerima informasi bahwa akan ditempatkan sesuai dengan pilihan mereka karena kebutuhan akan kompetensi yang dimiliki mereka. Lalu ada informasi lagi mengenai masa pengangkatan yang dipercepat untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Kedua contoh tersebut merupakan selentingan yang terjadi di dalam sebuah komunitas atau masyarakat dan dipercaya karena kebutuhan informasi saat itu. Para calon CPNS belum mengetahui apa-apa mengenai hal tersebut dan cenderung percaya akan informasi tersebut.

Namun, hingga pada akhirnya terjadi perbedaan dengan kenyataannya. Bagi yang tidak mempercayai informasi tersebut, selentingan tersebut akan dianggap sebatas selentingan semata, tetapi bagi yang mempercayai info tersebut, akan menganggap bahwa itu adalah berita bohong.

Orang dapat melihat perubahan yang terjadi dari sebuah selentingan spekulasi, menjadi harapan kemudian menjadi sebuah ketidakpercayaan pada informasi tersebut. Itu dikarenakan orang cenderung selalu menyebarkan hal yang menurutnya adalah informasi yang benar.

Cukup bayangkan jika hal tersebut terjadi dalam lingkup organisasi. Selentingan yang belum valid disuarakan secara lantang kepada masyarakat, menimbulkan spekulasi, dan saat dinyatakan berbeda maka akan terjadi ketimpangan informasi lalu menjadikan hal tersebut ketidakpercayaan masyarakat. Hal ini sangat mendasari diperlukannya penyaringan bagi informasi-informasi yang beredar.


Pengertian Informasi Dalam Ilmu Komunikasi 

0 komentar

Posting Komentar

Blogger nggak suka spammer...