Kamis, 24 November 2016

Bunyi Hukum Newton

Pada pelajaran fisika dasar terdapat hukum Newton, yang mungkin tanpa disadari digunakan terhadap situasi kegiatan sehari-hari. Hukum gerak Newton menjadi dasar mekanika klasik yang menggambarkan gaya yang disebabkan oleh hubungan antara suatu benda dan gerak.

Bunyi hukum Newton awalnya ditulis dalam bahasa bahasa latin (hukum newton 1 dan 2) kemudian ditulis menggunakan bahasa lain dengan pembahasaan yang berbeda-beda selama hampir tiga abad, namun secara garis besar, intinya adalah sama.

Hukum Newton dicetuskan oleh Sir Isaac Newton seorang ahli fisika, matematika, astronomi, kimia dan ahli filsafat yang lahir di Inggris. Isaac Newton menyadari bahwa matematika adalah cara untuk menjelaskan hukum-hukum alam seperti gravitasi, dan membuat beberapa rumus untuk menghitung 'pergerakan benda' dan 'gravitasi bumi'.


Bunyi Hukum Newton

Bunyi Hukum Newton

Hukum Newton I

Bahasa Latin
  • Lex I: Corpus omne perseverare in statu suo quiescendi vel movendi uniformiter in directum, nisi quatenus a viribus impressis cogitur statum illum mutare.
Bahasa Inggris
  • Law I: An object at rest tends to stay at rest. An object in motion to stay in motion with the same speed an in the same direction unless acted by an in balance force.
Bahasa Indonesia
  • Hukum I: Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya
Hukum fisika dasar Newton 1 kalau diartikan kurang lebih : Setiap benda/situasi/kondisi/ lingkungan memiliki kecenderungan untuk tetap dalam kondisi saat ini/ kondisi kekinian mereka berada dan tetap berusaha untuk mempertahankan hal itu. Sudah menjadi hukum alam setiap benda, situasi, kondisi, lingkungan untuk menentang/berlawanan arah dengan setiap perubahan yang akan merubah kekinian. Mereka akan tetap diam dan memberikan daya tentang sampai ada kekuatan yang lebih besar yang melebihi kekuatan daya tentang yang dimilikinya. Daya tentang terhadap perubahan itu didalam hukum fisika dinamakan: INERTIA


Hukum Newton II

Bahasa Latin
  • Lex II: Mutationem motus proportionalem esse vi motrici impressae, et fieri secundum lineam rectam qua vis illa imprimitur.
Bahasa Inggris (Motte, 1729)
  • Law II: The alteration of motion is ever proportional to the motive force impress'd; and is made in the direction of the right line in which that force is impress'd.
Bahasa Indonesia
  • Hukum II: Perubahan dari gerak selalu berbanding lurus terhadap gaya yang dihasilkan / bekerja, dan memiliki arah yang sama dengan garis normal dari titik singgung gaya dan benda.
Hukum fisika dasar Newton 2 kalau diartikan kurang lebih : Apabila resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda tidak sama dengan nol maka benda tersebut akan bergerak dengan sebuah percepatan. Besarnya percepatan suatu benda sebanding dengan resultan gayanya. Semakin besar resultan gaya yang bekerja pada suatu benda, percepatannya akan semakin besar.


Hukum Newton III

Bahasa Latin
  • Lex III: Actioni contrariam semper et √¶qualem esse reactionem: sive corporum duorum actiones in se mutuo semper esse √¶quales et in partes contrarias dirigi. 
Bahasa Inggris
  • Law III: For every action there is an equal and opposite reaction.
Bahasa Indonesia
  • Hukum III : Untuk setiap aksi selalu ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah: atau gaya dari dua benda pada satu sama lain selalu sama besar dan berlawanan arah.
Hukum fisika dasar Newton 3 kalau diartikan kurang lebih : Sudah menjadi hukum alam bahwa setiap ada aksi pasti ada reaksi. Manajemen aksi dan reaksi inilah yang akan menentukan arah pergerakkan. Dalam proses aksi reaksi ini akan menimbulkan satu gaya yang dinamakan friksi (pergesekan atau benturan). Besar mana gaya aksi, atau gaya reaksi. Hal itu yang akan menentukan arah gerak, ke arah aksi atau ke arah reaksi. Untuk mempermulus pergerakkan ke arah aksi yang diinginkan, diperlukan kekuatan yang mampu meminimalisir friksi hingga ke tingkat yang paling minimal. Karena memang sudah menjadi hukum alam, kita tidak akan bisa menghilangkan friksi. Karena setiap ada aksi ada reaksi dan pasti ada friksi.


Bunyi Hukum Newton - Kanal Informasi

0 komentar

Poskan Komentar

Blogger nggak suka spammer...