Rabu, 28 September 2016

Pengertian Komunikasi Dan Jenis Komunikasi

Pengertian komunikasi adalah proses penyampaian pikiran, gagasan, informasi atau perasaan dari seseorang kepada orang lain. Komunikasi merupakan proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan atau berusaha mengadakan persamaan dengan orang lain. Komunikasi dapat berlangsung jika ada komponen atau unsur yaitu: sumber (komunikator), pesan dan sasaran (komunikan).

Kata komunikasi merupakan unsur serapan dari bahasa Inggris Communication yang secara etimologi berasal dari kata latin communicatio (communis) yang berarti sama makna. Dengan demikian saat terjadi komunikasi seharusnya terjadi kesamaan makna tentang apa yang sedang dibicarakan. Selain kesamaan makna bisa juga terjadi adanya kesediaan menerima suatu paham atau suatu keyakinan untuk melakukan atau untuk tidak melakukan suatu perbuatan.

Pengertian Komunikasi Dan Jenis Komunikasi


Jenis-jenis Komunikasi


Komunikasi memerlukan media sebagai penyampaian pesan, gagasan, pikiran agar dapat dimengerti apa yang telah disampaikan komunikator sehingga memperoleh respon, tanggapan, maupun reaksi komunikan. Perkembangan media komunikasi saat ini sudah sangat banyak mulai dari yang sangat sederhana sampai yang paling mutakhir, namun ada beberapa penggolongan jenis komunikasi, yaitu:

1. Komunikasi lisan dan tertulis. 

Dasar penggolongan komunikasi kedalam lisan dan tertulis adalah dari jenis pesan yang akan disampaikan. Bentuk ini banyak dilakukan karena dapat menimbulkan keakraban diantara keduanya. Dalam menentukan bentuk komunikasi apakah lisan atau tertulis kiranya perlu memperhatikan beberapa faktor misalnya waktu, biaya, ketrampilan berkomunikasi dan sebagainya. Penggunaan jenis komunikasi ini sangat penting dan luas, terbukti banyak diselenggarakan pelatihan ketrampilan berbicara, komunikasi antar pribadi dan sebagainya. 

2. Komunikasi verbal dan non verbal 

Informasi tentang perasaan seseorang dapat dikemukakan secara lisan melalui apa yang diucapkan dan bagaimana cara atau sikap mengatakannya. Artinya dari suatu kata dapat diperjelas melalui nada suaranya, keras tidaknya suara yang diucapkan. Jadi perasaan seseorang dapat dinyatakan melalui isyarat non verbal misalnya dengan wajah, posisi duduk, gerakan badan dan sebagainya. 

3. Komunikasi ke bawah, ke atas dan ke samping 

Penggolongan komunikasi dalam jenis ini didasarkan pada aliran atau jalan informasi yang dilaksanakan dalam suatu organisasi atau suatu kantor. Dalam suatu kantor adanya atasan, bawahan dan teman sebaya atau teman yang mempunyai kedudukan yang sederajat. 
  • Pengertian komunikasi kebawah yaitu komunikasi yang dilaksanakan oleh para atasan kepada bawahannya dalam suatu kantor. Komunikasi ini biasanya berfungsi sebagai penggerak, pengarahan, perintah, dan umumnya menggunakan sarana memo, telpon, intercom atau alat lainnya. Untuk mengadakan komunikasi keatas biasanya bawahan melakukan usulan, laporan, pendapat ataupun memberikan penjelasan tentang pelaksanaan pekerjaan. 
  • Pengertian komunikasi keatas dalam suatu kantor biasanya kurang berfungsi, atau kurang seimbang bila dibandingkan dengan informasi kebawah. Saluran yang sering dipergunakan dalam kantor-kantor adalah pertemuan tatap muka ataupun percakapan informal. 
  • Sedangkan pengertian komunikasi ke samping akan terjadi dengan sendirinya bagi anggota yang bekerjasama dalam suatu team, atau pada orang-orang yang mempunyai kedudukan yang sama atau seimbang. Menurut penelitian tentang ilmu komunikasi diungkapkan bahwa hubungan ke samping adalah suatu hubungan yang sangat kritis untuk masa sekarang. Komunikasi ke samping dapat dilakukan dengan tatap muka, telpon, maupun memo. 
4. Komunikasi formal dan informal 

Komunikasi formal adalah komunikasi yang berjalan sesuai dengan hirarkhi kewenangan organisasi, sehingga saluran komunikasi itu telah ditetapkan oleh organisasi. Sedangkan komunikasi informal adalah komunikasi yang berjalan secara bebas antar pegawai tanpa memandang jabatan atau pangkat. Sehingga kadang-kadang melahirkan pimpinan informal. 

5. Komunikasi satu arah dan dua arah 

Komunikasi satu arah adalah komunikasi yang menitik beratkan pada penyampaian pesan, tanpa mengharapkan umpan balik dan hal ini biasa dilakukan di kantor-kantor dalam bentuk instruksi dan perintah. Komunikasi satu arah ini dapat berlangsung secara cepat dan murah tetapi tidak memuaskan karena penerima pesan tidak mempunyai kesempatan untuk mempertanyakan informasi yang diterima sehingga kurang memuaskan. Contoh kongkritnya antara lain adalah terjadi pada iklan, dimana pemasang iklan menyampaikan informasi tentang sesuatu barang misalnya, tanpa perlu memperoleh balikan. 

Komunikasi dua arah tentunya komunikasi yang memberikan kesempatan umpan balik terhadap pesan yang disampaikan. Proses komunikasi jenis ini cukup memberi kepuasan kepada komunikan tetapi biasanya cukup lambat dan kurang efisien.


Pengertian Komunikasi Dan Jenisnya - Kanal Informasi

0 komentar

Poskan Komentar

Blogger nggak suka spammer...