Jumat, 12 Agustus 2016

Pengertian Daftar Pustaka dan Daftar Rujukan

Daftar pustaka (bibliography) dan daftar rujukan (references) merupakan syarat kelengkapan sebuah karya tulis ilmiah sebagai daftar bacaan yang digunakan penulis sebagai sumber serta rujukan (referensi) untuk memperkaya atas tulisan yang disusun. Secara umum penulisannya mengikuti aturan atau gaya tertentu yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karya tulis atau buku.

Berbagai sumber baik itu cetak maupun elektronik dapat menjadi informasi dan referensi dalam menulis karya ilmiah. Namun, setelah memanfaatkan berbagai sumber tersebut melalui kutipan, maka harus dicantumkan sumber tersebut dalam karya tulisnya meskipun penggunaan daftar pustaka dan daftar rujukan dalam karya ilmiah dianggap oleh sebagian orang masih memiliki kerancuan mana yang benar. 

Pengertian Daftar Pustaka dan Daftar Rujukan


Pengertian Daftar Pustaka


Istilah Daftar Pustaka secara etimologi berasal dari bahasa Inggris Bibliography yang kemudian diserap menjadi Bibliografi yang memiliki sinonim daftar pustaka. Dalam bahasa Indonesia, arti daftar adalah catatan sejumlah nama atau hal yang disusun berderet dari atas ke bawah, pustaka berarti kitab atau buku. Dengan demikian pengertian daftar pustaka (Bibliografi) adalah catatan daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya yang disusun menurut abjad dan ditempatkan pada bagian akhir suatu karya tulis atau buku.

Namun ada yang berpendapat bahwa daftar pustaka hanya susunan buku-buku sebagai bahan tambahan atau informasi yang dapat dibaca oleh pembaca sebuah karya tulis (untuk memperkaya informasi). Meskipun daftar pustaka dijadikan sumber bacaan penulis, akan tetapi tidak dirujuk atau dikutip langsung ke dalam tulisan. Dalam buku-buku populer akan banyak ditemukan penggunaan daftar pustaka dibandingkan daftar rujukan karena banyak buku yang dijadikan sumber bacaan bagi penulis, tetapi tidak dirujuk atau dikutip langsung ke dalam tulisannya. 

Pengertian daftar pustaka dalam The Australian Handbook (1996: 76), disebutkan bahwa di dalam daftar pustaka (bibliografi) dapat dibedakan antara karya yang dikutip langsung (references) dengan daftar bacaan lanjutan (suggested further reading) dengan memberinya sub bab khusus. Dengan demikian, pengertian bibliografi memiliki arti tersirat sebagai daftar yang memuat lengkap sumber bacaan maupun sumber referensi langsung. 

Pengertian Daftar Rujukan


Pengertian daftar rujukan adalah catatan daftar bahan-bahan dari buku, makalah, majalah, surat kabar, atau tulisan lainnya yang dirujuk atau dikutip langsung ke dalam tulisan. Rujukan dalam tulisan dapat berupa catatan dalam (in-notes), catatan kaki (foot notes), dan catatan akhir (end notes). Di dalam daftar rujukan biasanya dicantumkan juga nomor halaman dari sumber bacaan yang dirujuk langsung.

Daftar rujukan seringkali digunakan dalam karya-karya akademis karena sifatnya yang terbatas sehingga mempermudah penguji, penyunting dalam meneliti dan melakukan verifikasi silang antara teks dan sumber referensi yang dirujuk oleh penulis. Misalkan pembuatan jurnal ilmiah, makalah ilmiah, skripsi, disertasi, dan tesis. 

Perbedaan Daftar Pustaka Dengan Daftar Rujukan

Istilah daftar pustaka berbeda dengan daftar rujukan. Daftar pustaka ditulis jika dalam karya tulisnya bukan merujuk pendapat orang, melainkan hasil mencari, membaca informasi dari berbagai sumber yang memberikan sumber inspirasi dan wawasan kemudian diterjemahkan ke dalam sebuah bentuk karya tulis. Sedangkan daftar rujukan ini ditulis jika dalam tulisan memang menggunakan rujukan dari orang lain yang digunakan sebagai kutipan.

Dari istilahnya saja keduanya memiliki perbedaan dengan jelas antara daftar pustaka dengan daftar rujukan. Perbedaan mendasar adalah daftar pustaka merupakan catatan-catatan sejumlah buku (daftar kepustakaan) yang berkesan tidak dikutip atau dirujuk, sedangkan daftar rujukan merupakan deretan catatan sejumlah buku yang telah dikutip atau dirujuk di dalam tulisan.

Yang terjadi di masyarakat adalah kalau terjadi pemahaman yang salah kemudian diikuti dan disebarluaskan maka kekeliruan itu terus dibawa dan diyakini.

Referensi Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Internet


Daftar Pustaka dan Daftar Rujukan - Kanal Informasi

0 komentar

Poskan Komentar

Blogger nggak suka spammer...