Sabtu, 16 April 2016

Apakah Virus Zika Itu?

Virus Zika adalah nama virus yang pertama kali ditemukan di hutan Zika Uganda tahun 1947 pada darah seekor monyet. Virus Zika disebarkan lewat nyamuk Aedes Aegypti sehingga orang yang terkena virus ini memiliki gejala-gejala yang sama pada penyakit demam lainnya seperti demam kuning atau demam berdarah. Virus Zika tercatat menginfeksi manusia untuk pertama kalinya pada tahun 1968 di Nigeria.

Sejauh ini para ilmuwan belum mengetahui apakah virus Zika bisa ditularkan antara manusia. Meskipun tidak mematikan, virus Zika yang diidap oleh ibu hamil bisa menyebabkan kelainan pada janin. Laporan WHO mencatat ribuan kasus cacat lahir di Brasil disebabkan oleh virus Zika. Bayi biasanya dilahirkan dengan ukuran kepala yang lebih kecil dari semestinya. Selain itu dunia medis pernah mencatat laporan penularan virus Zika melalui hubungan seksual oleh pasangan di Tahiti

Apakah Virus Zika Itu?

Gejala dan Penanganan Virus Zika


Orang yang terinfeksi virus Zika tidak langsung menjadi sakit parah melainkan mengalami gejala-gejala serangan flu ringan, yakni demam, sakit persendian dan gatal-gatal. Penyakit Zika biasanya hilang dalam waktu sepekan. Namun Pemerintah Amerika Serikat dan Organisasi kesehatan dunia-WHO mengumumkan, bahwa virus Zika adalah penyebab cacat pada janin berupa kepala kecil atau microcephaly dan kerusakan pada otak.

Berdasar hasil monitoring WHO, Virus Zikasudah menyebar di 30 negara di kawasan Amerika Selatan dan juga Amerika Utara, Asia serta Afrika. Pengamat kesehatan Indonesia, Dr. Ari F. Syam mengungkapkan bahwa Virus Zika juga pernah muncul di Indonesia. Dr. Syam mencatat sejumlah warga negara Australia pernah dijangkiti virus tersebut setelah bepergian ke Indonesia pada tahun 1981 dan 2013. 

Sejauh ini dunia medis belum mampu mengembangkan vaksin yang bisa mencegah infeksi virus Zika. WHO juga mencatat wabah Zika bisa muncul setiap saat.

Mencegah virus Zika bisa dilakukan dengan cara sama seperti membasmi nyamuk menyebarkan demam berdarah yaitu Aedes Aegypti. Selain metode pengasapan dan penggunaan anti nyamuk seperti Baygon, Raid, HIT Obat nyamuk, dan sebagainya, pembiakan nyamuk bisa dicegah dengan menutup tempat penampungan air dan menguras bak mandi secara rutin serta menimbun barang bekas yang berpotensi sebagai tempat pembiakan jentik nyamuk.

Virus Zika - Kanal Informasi

0 komentar

Poskan Komentar

Blogger nggak suka spammer...